Disorot Bank Dunia, Kualitas Lapangan Kerja Indonesia Masih Lemah
Disorot Bank Dunia, Kualitas Lapangan Kerja Indonesia Masih Lemah
JAKARTA– Bank Dunia menyoroti kualitas lapangan kerja di Indonesia yang dinilai masih lemah meski tercipta 1,9 juta lapangan kerja baru sepanjang Agustus 2024 hingga Agustus 2025. Tingkat pengangguran terbuka turun menjadi 4,9 persen, namun pengangguran terselubung meningkat menjadi 32,7 persen.
Dalam laporan Indonesia Economic Prospects edisi Juni 2026, Bank Dunia juga mencatat proporsi pekerja kelas menengah turun dari 14,5 persen pada 2018 menjadi sekitar 7 persen pada 2025. Sebagian besar lapangan kerja baru berasal dari sektor berproduktivitas rendah, sementara sektor yang membutuhkan keterampilan tinggi cenderung stagnan.
Menanggapi hal tersebut, pemerintah akan memfokuskan kebijakan fiskal pada pengembangan industri padat karya melalui berbagai insentif dan program untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja serta memperluas kesempatan kerja di berbagai sektor.
